Sabtu, 17 Juli 2010

KITA HARUS MENJADI EDELWEISS!!




Edelweiss pasti rekan-rekan semua sudah banyak mengenal nya , ya bunga edelweiss atau bunga abadi sepintas jika rekan-rekan searching atau benar-benar melihatnya langsung mata kita semua akan terpana terpesona melihat keindahannya. Memang konon bunga yang sering menjadi lambing cinta ini adalah bunga yang indah. Tumbuhan yang banyak terdapat di daerah pegunungan. Ini hanya dapat tumbuh di daerah dataran tinggi. Edelweiss mempunyai nama latin, yaitu Anaphalis javanica. Tumbuhan ini dapat mencapai ketinggian 8 m dan memiliki batang sebesar kaki manusia. Saat ini, tumbuhan Edelweiss sudah menjadi tumbuhan langka karena ia sering dipetik atau diambil oleh para pendaki gunung yang tertarik dengan kecantikan bunga tersebut. Bunga Edelweiss sering juga disebut bunga abadi karena setelah dipetik Edelweiss tidak layu.
• Kenapa menjadi edelweiss ??
Banyak yang bisa kita ambil dari ayat-ayat kauniyah allah terutama yang satu ini bunga edelweiss,, bunga yang mekar antara bulan juli dan September ini memiliki beberapa kelebihan yang menurut saya patut kita contoh. Dia (red: edelweiss) memiliki penyebaran bunga yang unik dan aneh daripada yang lainnya . bunga ini lebih menyukai daerah yang berbatu dan berkapur. Di dunia ini banyak yang menghindari jalan yang susah tapi bunga ini tidak dia memilih jalannya dan jalan ini adalah beda dan menurut saya daerah yang berbatu dan berkapur bukan lah daerah yang bagus dan ideal untuk bunga semacam ini. Seharusnya bunga seperti ini di rawat dengan indah di dalam pot bersih ataupun taman berkaca. Yang bias dilihat oleh orang banyak dalam pesta dan pernikahan mungkin. Daerah yang berbatu ya saya gambarkan adalah daerah yang tidak diperuntukan sebagai daerah yang bagus untuk kita menenangkan diri tapi bunga ini melengkapinya dengan keindahan yang iya pancarkan. Lalu daerah berkapur yang menurut ilmu yang saya dapat mengandung calcite atau CaCO3 pada ketinggian 2000-2900m. Edelweiss adalah satu dari dari beberapa tumbuhan yang bias bertahan didaerah ini dia banyak bermanfaat karena mampu membentuk mikoriza dengan jamur tanah tertentu yang secara efektif memperluas kawasan yang dijangkau oleh akar-akarnya dan meningkatkan efisiensi dalam mencari zat hara. Wah sangat banyak sekali manfaatnya ini baru setengah kawan ada lagi yang membuat saya iri dengan bunga ini yaitu lebih dari 300 jenis serangga seperti kutu, tirip, kupu-kupu, lalat, tabuhan, dan lebah terlihat sering mengunjunginya. Bunga ini juga tidak beracun, dan sudah digunakan sebagai obat tradisional untuk melawan penyakit yang berhubungan dengan perut (pembedahan perut) dan penyakit yang berhubungan dengan pernapasan. Saya mencoba menyimpulkan sedikit saja : Jadilah seperti edelweiss yang indah bukan karena keindahan mahkotanya tetapi dia bisa beradaptasi dengan lingkungan yang tidak biasa , memberi manfaat untuk banyak orang yang mungkin orang lain butuhkan. Menjadi pusat perhatian dengan pengaruhnya terhadap lingkungan tempat dia berada. Mempunyai banyak warna yang dijadikan alat mempersatukan pikiran dikala hati tiap perorangan sedang tak tenang. Dialah edelweiss sang BUNGA ABADI…

SEMOGA KITA SEMUA MENJADI ABADI BUKAN KARENA MATERI APA YANG TELAH KITA BERIKAN PADA DUNIA INI TETAPI KARENA ATAS MANFAAT DAN PENGARUH POSITIF YANG KITA BERIKAN UNTUK MENGUBAH DUNIA INI ……
Saya hanya seorang yang abnormal di sebuah keadaan yang normal…mencoba mencari sesuatu yang beda dari kenormalan yang ada…


Bunga ini bisa tumbuh mencapai ukuran 3-20cm (dalam perawatan dan pengembangan bisa mencapai 40cm). Daun yang muncul nampak seperti WOOL karena tertutup oleh BULU-BULU yang PUTIH.
Bunga ini mekar antara bulan JULI dan SEPTEMBER . Dan uniknya penyebaran bunga ini lebih menyukai daerah berbatu dan berkapur pada ketinggian 2000-2900m.
Bunga ini biasanya tumbuh di lokasi yang tidak terjangkau, yang mana ini banyak terjadi di negara Slovenia dengan pegunungannya . Karena warna PUTIH-nya maka Switzerland menjadikannya sebagai simbol ke-MURNI-an dan ke-CANTIK-an, sehingga bangsa ROMANIA menyebutnya sebagai, floarea reginei (Queen's flower).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar